Postingan

Kenapa kau mesti mencaci hujan, jika semesta membuatnya untuk menenangkan mu

Gambar
Bengkulu 20 mei 2018,  "Dia selalu suka suasana seperti ini dan aku mengingatnya" Kenapa kau mesti mencaci hujan, jika semesta membuatnya untuk menenangkan mu “Pernah bertanya hujan itu darimana ?” “Pernah berfikir bagaimana terciptanya hujan ?” “Ada yang tahu bau hujan itu seperti apa ?” “pernah mencium bau hujan ?” Masih banyak pertanyaan yang ingin aku ungkapkan padamu semesta, tapi setidaknya kau tahu sedikit hal tentang apa yang aku rasakan sekarang ini. Aku perna bertanya pada temanku “Kau tahu hujan itu darimana ?”. tanyaku “Hujan? Iyah dari langit lah”.jawabnya simple. Itu yang ku maksud , manusia hanya bisa menjawab fakta yang iya lihat, bukan berusaha berfikir lebih jauh tentang suatu hal. Aku suka dimana ketika langit memberikan isyarat bahwa hujan akan turun. Pertama , rasakan angin yang sepoi kadang hening kadang riuh, dan kadang tanpa berhembus sedikitpun. Kedua , tekanan udara mulai menipis disertai dengan hawa dingin yang berhe...

Kopi dan kenangan pagi

Gambar
Hari ini rabu, aku duduk di lantai.  Dihadapanku ada sebuah leptop yang masih menyala, kamera, dan gelas hangat, sebab baru aku seduh dengan air panas, gula, juga kopi didalamnya. Jadi yah wajar saja jika kopi dihadapanku ini aku tiup dahulu, agar bisaku nikmati. Hari ini lebaran ke-lima, aku hanya bisa duduk dan banyak istirahat di rumah, sebab kami sekeluarga baru saja pulang mudik dari kota padang yaitu kampung halaman ayahku. Aku hanya menggunakan celana boxer dan telanjang dada, kamarku panas hanya ada kipas yang melekat di dinding, bukan Ac yang seketika membuat ruangan ini sejuk. Lagi pula aku menghidupkan kipas ini dengan tingkatan volume ke 2, bisa-bisa kalo terlalu kencang mala masuk angin. Aku masih capek sebenarnya untuk beraktifitas, namun aku masih ada kerjaan yang harus di selesaikan secepatnya yaitu editan Vlog perjalanan mudik tahun ini. Aku memindahkan file dari memori kameraku ke folder dileptopku kemudian sebagian file-file lama yang sudah tida...

WANITA- WANITA CANTIK DI BUMI AKAN HILANG!

Gambar
WANITA- WANITA CANTIK DI BUMI AKAN HILANG! Aku takut semua yang indah akan habis, aku juga takut wanita-wanita cantik dibumi akan ada pemiliknnya. Dan aku takut nantinya aku tidak kebagian. Wanita di bumi memang benar benar cantik, ada juga yang manis, dan ada juga yang, maaf bukannya aku bermaksud menjelekkannya. Tapi ada juga yang jelak maksudku. Hahaha.. Sekarang tergantung kalian menempatkan diri kalian dimana. Jika memang cantik yah bersyukur dengan yang penciptakanmu, karena dianugrahi bentuk yang cantik, jika memang manis yah kalian patut bersyukur juga, kadang yang cantik akan dikalahkan oleh sesuatu yang manis. Maksudku, kamu ibaratkan Pisang Goreng yang mengalahkan Brownies atau Kue Cake. Aku kurang suka dengan Roti/Kue. Menurutku membosankan, membuat perut ku mual saat menelannya. Tapi dulu sewaktu masih menggunakan seragam sekolah ibuku selalu menyarankanku untuk membeli sesuatu di Toko Roti untuk aku bawa ke sekolah, saat dimana hari itu kenaikan kelas. Di T...

Tangan dan Mata yang Mencumbuku

“ Tangan dan Mata yang Mencumbuku ” Kopi di warkop ini amat teramat manis, hingga lupa akan jam yang membatasi manusia di bumi. Aku menghabiskannya dengan beberapa tegukan di tenggorokan, jauh lebih dalam hingga kurasakan mengisi lambungku. Nikmat yang aku rasakan hidup seperti ini. tanpa beban, lalu pulang dan beristirahat. Aku juga tidak lupa membayarnya dengan mbak-mbak yang berada di kasir, yang sejak tadi tersenyum kearahku.                 Sampai di rumah aku rebahkan tubuhku di atas kasur sembari membalas obrolan yang ada di whatsapp ku. Aku membuka line dan membaca sebuah puisi yang aku jadikan status di line tadi siang. “Hingga suatu hari nanti, tanpa terasa berat lagi, tanpa perlu membenci, kita sudah sampai pada titik ternyata aku sudah tidak mencintainya lagi, yaitu hari ini, awal dan sudah aku mulai.” Aku dapatkan kalimat itu dari sebuah novel karangan Boy Chandra tapi aku rangkai ...

Aku dan 3 Gelas Kopiku

(Aku terlalu mendramatisir) Malam itu rinduku membludak. Mendorong aku untuk menghubungimu, aku membuat status di sosial mediaku, semacam puisi dengan tema  (k opi yang menemaniku jika malam)  Tiga Gelas Kopi berukuran sedang, telah habis tanpaku sadari. Tau kenapa. aku hanya diam dan menatapnya hingga bibirku melengkung membentuk serupa huruf U beberapa detik saja. hingga kembali normal. Dan juga aku baru tuntas membaca kisah romantis malam itu, ada sesuatu yang ingin keluar dalam tubuhku, sangat besar, sangat berat, membuat seluruh tulangku nyiluh. Nyaris patah. Aku yang linglung tanpa arah. Entah secara kebetulan atau kau sengaja ntahlah aku takpaham. Kau menyukai status yang ku buat. Aku terkejut, sontak girang. Bercampur bingung yang menghujaniku. Aku menghubungi temanku untuk menceritakan hal ini. kebetulan dia sedang Online di akun WhatsApp ku. “Aku rindu, Benar-benar rinduuuuu”.kataku dalam pesan singkat kepada temanku.maksudku kalimat itu untuk...

Catatan keras bagi cowok!

Catatan keras bagi cowok! Jika kalian yang mengakhiri suatu hubungan, maka jangan pernah kamu menghubungi si doi dalam waktu dekat dulu, atau jangan terlalu cepat untuk menghubunginya lagi sebab, mereka memiliki cara berfikirnya sendiri dan pemahamannya sendiri untuk hal ini. Mereka merasa bahwa kita membuang mereka, kita telah mencampakan mereka. Hmm.. jujur itu bukan salah kita seutuhnya loh, tapi liat dulu sisi ceweknya dong. Apakah kalian sudah memperlakukan kami dengan benar? Benar kalian nggak perna egois ? Pernah kalian memberikan waktu untuk ngumpul bareng teman-teman kami? Pernah berfikir kalo kami punya waktu untuk bosan dalam hubungan ini ? Semua jawabanya TIDAK !. Ada tiga fase, pasca hubungan berakhir jika cowok yang mengucapkan kata putus.           Pertama, ketika cowok bilang “Kita putus, aku nggak tahan dengan sikap mu yang seperti ini.. Kita Putus ! . (cowok) pada saat itu juga, kalian bebas ...