Waktu adalah tentang maju



"Waktu adalah tentang maju"
Suatu kalimat yang membuat aku terkesima ketika pagi buta. Aku baru saja terbangun dari tidurku yang gelisah karena masih saja bermimpi tentang dia. Kenapa mestiku bawa sampai ke tidurku. Aku juga bingung kenapa bisa.
Kepalaku berat, mataku panas, juga nafasku. Namun, ia keluar dengan tersedak-sedak, maksudku tertahan. Sebab asmaku tiba-tiba kambuh dari malam kemarin.
Mungkin karena badan ini sudah terlalu lama tidak sakit, jadi aku izinkan tubuh ini untuk sakit. Walau itu menyakitiku, tapi setidaknya dia butuh, agar bisa beristirahat sejenak. Kalo tidak, mungkin aku tidak menyuruhnya untuk berhenti bekerja. Kan masyarakat indonesia sudah merdeka, tubuhku juga bagian darinya, masa ia masih tetap dipaksa. Emang kerja rodi. Seperti ayahku yang selalu bekerja, namun Tunjangan Hari Raya dari kantornya tak kunjung tiba. Kan kasihan ayahku.
Aku bangun dengan keadaan setengah nyawaku masih bermimpi, kepala terasa berat, hidungku mampet, sulit untuk bernafas dan selalu ku tarik secara sepontan lendir yang ada didalam hidungku. Yah aku alergi dingin, ditambah badanku tidak enakan pagi ini. Mungkin demam dan bersinergi dengan asmaku yang membuat dada ini terasa sempit sulit bernafas.
Belum lagi asam dari lambungku sudah mulai terasa. Sejujurnya aku sedih hari ini. Bagaimana tidak, keluargaku terdesak oleh keuangan yang menipis, membuat aku terdiam dan hanya bisa manarik nafas. Suasana seperti ini sudah menjadi lumrah, sebab sudah sejak aku kecil keuangan di keluarga ku seperti ini dan aku heran, ketika uang menjadi barang yang langka, aku selalu menjadi seseorang yang berperan penting untuk menyambung hidup dalam keluargaku hahaha.. padahal itu juga uang dari orang tuaku sih, sebagian.
Aku selalu memiliki tabungan, aku terbiasa dengan menyisikan sebagian uang belanjaku untuk aku tabung dan membelikan barang-barang yang berguna bagi hidupku tanpa harus meminta nya terlebih dahulu dari orang tua ku. Ntah kenapa aku terbiasa mandiri seperti itu.
Aku terkesima melihat suatu canel di youtube pagi ini, yang membahas tentang “Pengusaha sukses jiwa muda” adalah dimana narasumber nya merupakan anak mudah yang berusia 24 tahun yang berbeda setahun lebih tua dariku. Dia memiliki 680 cabang usaha minuman yaitu “Randol, Raja Cendol” ada sebuah kalimat yang keluar dari pengusaha muda ini yaitu:
“Kita sekarang adalah hasil apa yang kita lakukan kemaren. Lalu kita nanti itu akumulasi dari apa yang kita lakukan kemaren dan hari ini. Jadi, jangan pernah berhenti dengan apa yang kita yakini, jangan pernah berhenti berjuang. Kalo sekarang kita melakukan hal benar, hal baik, di depan. kita akan mendapatkan yang terbaik. Karena waktu tak pernah berjalan mundur, maka waktu adalah tentang maju.”
jadi, maksud dari kalimat motivasi ini adalah jika kita melakukan perbuatan yang baik kepada orang lain maka suatu saat nanti kita juga akan mendapatkan hal yang baik pula dari orang lain. Apa yang kita tanam sekarang maka itu yang akan kita petik nanti. Dan untuk satu kalimat yang terakhir “karena waktu tak pernah berjalan mundur, maka waktu adalah tentang maju”. Kalimat yang sungguh indah menurutku. Sebab, masih banyak orang yang belum menemukan kalimat ini di hidupnya dan selalu berharap kepada waktu, untuk merubah masa lalu agar dimasa yang kini dan depannya sesusai dengan apa yang mereka inginkan. Menurutku, itu terlalu memaksakan keadaan dan menyiksa diri. Pernah juga bukan berfikir seperti itu?. Aku pun dulu sama seperti mu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

aku ini siapa ?

Diantara Kata, Kau dan Aku

Apa sih yang biasa pria lakukan jika ia sedang jatuh cinta ?